Laporan; Nurhayati / Titan
SERANG, BP.COM ONLINE – Pawai Ta’aruf Musabaqoh
Tilawatil Quran (MTQ) ke-XIII T.Provinsi Banten menyebabkan kemacetan sepanjang
10 Kilometer, di sepanjang jalur protokol
arah bhayangkara – cpocok, arah pasar rau
sumur pecung, dan hampir seluruh jalan protocol Kota Serang.
Kemacetan selain karena banyak Lampu merah di perempatan jalan namun karena
antusiasnya masyarakat kota serang yg ingin menyaksikan pawai itu, baik dengan
kendaraan pribadi, umum maupun pejalan kaki, dan pula turut sertanya para
kafilah MTQ dari seluruh kab. & kota se prov.banten.
Pawai ta'aruf di hadiri Mentri Agama, Gub.banten, walikota serang,serta kab. kota lainya se Banten.
Kemacetan tersebut dikeluhkan para pengguna jalan, lantaran belum mendapat
sosialisasi mengenai jalur mana saja yang ditutup selama berlangsungnya pawai
taaruf MTQ kali ini.
"Sudah tiga jam lebih, saya tidak tahu kalau ada pawai semacam ini.
Saya pikir MTQ itu hanya di area stadion Maulana Yusuf," kata seorang
pengendara sepeda motor, Rian, yang ditemui ditengah-tengah kemacetan itu,
kamis (7/4/2016).
Dari pantauan, kemacetan tersebut lantaran rekayasa lalu lintas yang dibuat
oleh panitia MTQ. Sebab, jalur protokol Kota Serang, mulai dari Jalan Veteran
hingga Jalan Jendral Soedirman dipergunakan menjadi jalur ratusan kendaraan
hias MTQ melintas.
Salah satu SKPD yang antusias dengan semangat tinggi mengikuti pawai ta’aruf
adalah DPU Kota Serang, dengan sangat bersabar mereka mengikuti pawAi ini
hingga selesai, DPU kota Serang dan seluruh karyawan turut menyampaikan Duka
Cita yg sedalam2 nya atas wafatnya salah seorang peserta pawai TaƔruf MTQ dari
Kab.lebak.
Diketahui, MTQ ke-XIII Provinsi Banten, dimulai sejak hari ini hingga
tanggal 11 April mendatang. Dalam ajang tersebut, qori dan qoriah dari seluruh
kabupaten dan kota di Banten diperlombakan untuk mendapatkan tiket beradu di
ajang MTQ nasional.
( ADV )