Selasa, 25 Maret 2014

Kafilah Kabupaten Serang Berhasil Menjadi Juara Umum MTQ XI Tingkat Provinsi Banten



Cilegon Minggu 23/mart/2014.Kafilah Kabupaten Serang berhasil menjadi juara umum MTQ XI Tingkat Provinsi Banten yang diselenggarakan di Kota Cilegon pada rabu 19 mart 2014. Keberhasilan Kafilah Kabupaten Serang itu diumumkan pada penutupan MTQ XI, Selanjutnya, Juara umum MTQ ke XI tingkat provinsi banten yaitu Kafilah Kabupaten Serang dengan nilai 137. lalu disusul Kota Tangerang Selatan dengan nilai 89, Kota Cilegon  dengan nilai 63, Kabupaten Tangerang dengan 52, Kota Serang dengan 39, Kabupaten Pandeglang dengan nilai 30, Kota Tangerang dengan 11, dan posisi akhir Kabupaten Lebak dengan nilai 10.
Hadir dalam acara penutupan MTQ, Sekda Pemprov Banten H.Muhadi, Bupati Serang H.Taufik Nuriman, perwakilan seluruh kepala daerah kabupaten kota se- Banten dan ribuan tamu undangan lainnya.
Ditemui Ketua Panitia MTQ XI tingkat Provinsi Banten,Ahmad Tholabie, mewakili Pemprov Banten pihaknya mengapresiasi Pemkot Cilegon yang berhasil dengan sukses menyelenggarakan MTQ XI tingkat Povinsi Banten dengan sukses dan lancar.
Mewakili panitia provinsi, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Cilegon yang sukses menjadi tuan rumah MTQ, dengan pelayanan yang maksimal,
Pihaknya berharap, Kabupaten Lebak selaku tuan rumah MTQ XII tahun depan, untuk belajar kepada Kota Cilegon, terutama terkait persoalan administrasi dan sejumlah terobosan yang dilakukan Pemkot Cilegon.

"Seperti pribahasa, tidak ada gading yang tak retak, begitu juga dengan penyelenggaraan MTQ, kami selaku panitia provinsi mohon maaf jika ada kekurangan dan kesalahan," ungkapnya.

Koordinator Dewan Hakim Syibli Sarjaya mengatakan, penetapan peserta terbaik dan juara umum telah melalui rapat pleno dewan hakim yang ditembuskan kepada Gubernur Banten dengan surat nomor 05/DH-MTQ-11/III/2014.
"Kami ucapkan selamat kepada para pemenang, buat yang belum meraih prestasi, jangan patah semangat," ungkapnya.

Selasa, 18 Maret 2014

UCAPAN HARI AIR SEDUNIA 22 MART 2014, DPPKD PROVINSI BANTEN

Laporan : Ch

Bupati Serang Ahmad Taufik Nuriman Kukuhkan dan memberikan jaket kepada para Pengurus APDESI Kabupaten Serang Di Pendopo Bupati Serang

Laporan : Ch


Serang 18/mart/2014, Para kepala desa (Kades) di Kabupaten Serang diminta netral dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2014. Mereka tidak boleh memihak kepada salah satu partai politik (Parpol) atau calon anggota legislatif (Caleg) terutama saat kampanye. Jika berpihak, mereka terancam dipecat.

"Saya mengajak para kepala desa dilarang berpihak agar tidak terjadi perpecahan. Tidak berpihak sampai 8 April saja, tanggal 9 April harus memilih, karena kalau nggak memilih berarti golput," kata Bupati Serang Ahmad Taufik Nuriman saat Pengukuhan Pengurus DPC Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Serang Periode 2014-2019 di Pendopo Bupati Serang,
Jika tidak mengikuti perintahnya, kata Taufik, Kades itu akan ditindak. "Kalau ada akan diproses, saya tidak mau ada grup-grup, karena kalau sudah berkelompok nanti tidak kondusif," katanya seraya meminta jika ada yang berusaha memengaruhi Kades berpihak agar jangan terpengaruh. Ditanya soal sanksinya, Taufik mengatakan, itu tergantung dari bentuk pelanggarannya.

Taufik juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk turut mengawasi jalannya kampanye. Jika memang ditemukan ada Kades yang tak netral, agar jangan takut melaporkannya. "Pengawasannya semua. Saya tidak mungkin mengawasi per orang. Kalau begitu ada indikasi dia memihak kepada partai, ada laporan, cek, kalau terbukti akan bikin tindakan," jelas Bupatri Serang

Kepala Bagian Pemerintahan Desa Sekretariat Daerah Kabupaten Serang Rudy Suhartanto mengatakan, yang mengawasi Pemilu itu sebenarnya sudah ada, yakni Panwaslu. "Kita tunggu Panwas kalau ada yang terlibat, nanti kalau ada laporan secara resmi dari Panwas akan ditindaklanjuti,

Dirinya sebagai tim monitoring Pemilu di Pemkab Serang sudah menyampaikan kepada Kades untuk netral. "(Kalau tidak netral) sanksinya paling tinggi untuk kades pemberhentian, tergantung pelanggarannya," ujarnya.

Ketua APDESI Kabupaten Serang terpilih Nurulloh berjanji semua Kades di Kabupaten Serang hingga 8 April ini netral dan akan mengikuti perintah Bupati Serang … ungkapnya…


UCAPAN MTQ TINGKAT PROVINSI BANTEN DI KOTA CILEGON 19 MART 2014, DPPKD PROVINSI BANTEN

Laporan : Ch



UCAPAN MTQ TINGKAT PROVINSI BANTEN DI KOTA CILEGON 19 MART 2014, DPRD PROVINSI BANTEN

Laporan : CH



Wali Kota Serang Tb, Haerul Jaman luncuran Pendidikan Gratis Bukan untuk Kampanye Parpol

Laporan : Ch


Serang 18/mart/2014. Walikota Serang Tb Haerul Jaman menampik penggelentoran program pendidikan gratis di Kota Serang dimanfaatkan sebagai agenda kampanye salah satu partai politik. Jaman tak mau jika pemberlakuan pendidikan gratis di Kota Serang pada masa kampanye ini dikait-kaitkan dengan agenda politik.

"Tidak ada hubungannya. Ini program yang sudah direncanakan tahapannya, tidak ada kaitan dengan masa kampanye saat ini. Sudah kesepakatan dengan legislatif," kata Tb Haerul Jaman

Sebelumnya, KPK telah menganjurkan agar kepala daerah tidak memberikan bantuan yang bersumber dari hibah dan bantuan sosial ketika memasuki masa kampanye. Hal ini untuk menghindari agenda partai politik atau para caleg memanfaatkan APBN dan APBD untuk ajang kampanye kepada masyarakat.

bendahara partai golkar menegaskan / menjelaskan," Ini program pemerintah Kota Serang untuk menunjang pendidikan gratis. Tidak menyalahi aturan. Tidak ada kaitan dengan Pileg,
Bantuan untuk membebaskan biaya pendidikan tingkat menengah ini menelan APBD sebesar Rp28,5 miliar dan dibagikan untuk 15 sekolah menengah negeri. Sementara itu untuk sekolah swasta, Pemkot Serang belum memberlakukan pendidikan gratis ini.

Pemkot Serang membebaskan biaya operasional pendidikan di luar buku dan seragam siswa. Penggratisan meliputi biaya operasional, personal, dan investasi… ungkap bendahara partai golkar


UCAPAN MTQ TINGKAT PROVINSI BANTEN DI KOTA CILEGON 19 MART 2014, SDA PROVINSI BANTEN

Laporan : Ch

UCAPAN MTQ TINGKAT PROVINSI BANTEN DI KOTA CILEGON 19 MART 2014, DINKES PROVINSI BANTEN

Lapora : CH


Minggu, 16 Maret 2014

LSM GERAM UNJUK RASA DI DPU KABUPATEN SERANG TENTANG PEMELIHARAAN JALAN

Laporan : Ch


Serang 13/mart/2014.Pemeliharaan sejumlah ruas jalan di Kabupaten Serang yang diperbaiki 2013 di pertanyakan, pasalnya saat ini kondisi sejumlah ruas jalan yang baru diperbaiki tersebut mulai rusak namun belum ada pemeliharaan.Hal ini terungkap dalam unjuk rasa sejumlah anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Reformasi Masyarakat (Geram) Banten di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Serang,
Koordinator Wilayah LSM Geram Serang Didi Haryadi mengungkapkan,” bahwa aksi tersebut dilakukan untuk mempertanyakan terkait pemeliharaan jalan diantaranya jalan di Desa Malanggah Kecamatan Tunjung Teja, Jalan di Desa Kubang Jaya Kecamatan Petir yang dibangun 2013 namun sudah banyak yang rusak dan tidak mendapat pemeliharaan. Jalan Desa Malanggah itu baru beberapa hari juga sudah mengelupas paket pembangunannya sekitar 1 kilometer di hotmix itu hampir semua mengelupas aspalnya, hancur hotmixnya, Jalan Desa Kubang Jaya Kecamatan Petir seharusnya hotmixnya 3 centimeter itu hanya 1 centimeter, sekarang jalannya sudah hancur parah, jalan itu dibangun 2013, semua proyek itu diduga proyek gagal, karena belum lama dibangun sudah mengelupas aspalnya, tuturnya…
Selain itu, kegiatan peningkatan Jalan Junti-Binong paket 2 di Kecamatan Pamarayan, pekerjaan beton yang seharusnya tinggi 20 centimeter, tapi dilapangan hanya ada yang 15 centimeter, 18 centimeter. Kami mempertanyakan soal pembangunan tersebut dan mempertanyakan pemeliharan untuk semua jalan yang baru diperbaiki, kenapa tidak dipelihara, harusnya ada pemeliharaan, tapi ini sejak masih masa pemeliharaan usai dibangun juga tidak ada yang memelihara,
Didi mengaku bahwa sebelum melakukan aksi pihaknya sudah mengupayakan pelaporan terkait persoalan tersebut dengan mengirim surat audiensi, namun belum ada tanggapan. Kami juga sudah pernah membuat surat audiensi namun tidak ada tanggapan, surat sudah lama dikirimkan, jadi sekarang kami langsung datang ke DPU. Kami harap segera ada perbaikan dan pemeliharaan, ungkapnya.
Kepala Bidang Binamarga DPU Kabupaten Serang Djatnika saat dikonfirmasi terkait pemeliharaan jalan di Desa Malanggah Kecamatan Tunjung Teja dan Jalan di Desa Kubang Jaya ke Kecamatan Petir mengatakan bahwa pemeliharaan jalan yang sudah diperbaiki tengah dilaksanakan namun waktunya berbeda-beda. Pemeliharaan sedang dilaksanakan karena waktunya berbeda-beda,
Terkait dugaan adanya pembangunan yang tidak sesuai spesifikasi di peningkatan jalan Junti-Binong Kecamatan Pamarayan yang dilakukan betonisasi, ungkapnya
DPU akan membayar pekerjaan sesuai yang terpasang.Pekerjaan beton dibayar sesuai ketebalan terpasang, katanya.Untuk kebenaran dugaan adanya pembangunan yang tidak sesuai spesifikasi, DPU akan mengecek terlebih dahulu. Nanti saya periksa dulu berita acara PHO nya,. Kata Djatnika